Berita Utama
Home > Info > Pentingnya Mengetahui Riwayat Kesehatan Keluarga

Pentingnya Mengetahui Riwayat Kesehatan Keluarga

Menanyakan riwayat penyakit keluarga adalah salah satu bagian dari anamnesis karena merupakan bagian yang penting dalam menentukan diagnosis. Sayangnya, pertanyaan yang berhubungan dengan riwayat penyakit keluarga, sering dijawab dengan jawaban “kurang tahu” atau “tidak tahu” oleh si pasien.

Riwayat penyakit amat penting untuk membantu dokter menentukan diagnosis karena ada beberapa penyakit yang diturunkan atau dipengaruhi secara genetik. Ada banyak penyakit pada anggota keluarga yang bisa menjadi petunjuk bagi risiko kesehatan Anda sendiri semisal penyakit jantung, baik itu serangan jantung maupun stroke atau diabetes tipe 2.

Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi juga “menurun” pada keluarga, padahal keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung. Ketahui pula apakah ada anggota keluarga yang terserang kanker kulit. Bila keluarga inti yang memilikinya, maka risiko Anda untuk terkena kanker serupa dapat mencapai 50 persen lebih besar dari pada yang tidak punya riwayat.

Pakar riwayat kesehatan Itet Tridjajati Sumarijianto seperti dikutip dari health.detik.com mengatakan riwayat kesehatan sangat penting bagi pasien dalam mendiagnosis suatu penyakit. Kalau tidak ada riwayat penyakit, dari mana dokter bisa memvonis penyakit pasien. Tidak mungkin penyakit itu datang tiba-tiba.

Anda harus tahu dan lebih peduli bila ada anggota keluarga yang mengidap kanker payudara, ovarium dan rahim karena dari sini bisa diketahui risiko kanker terhada diri Anda. Misalnya, secara umum tiap wanita berisiko terserang kanker payudara sebesar 12 persen, tetapi pada mereka yang memiliki keluarga inti dengan kanker payudara, maka risikonya bisa naik menjadi lebih dari 20 persen.

Anda yang memiliki keluarga dengan kanker payudara juga patut mewaspadai risiko kanker lain seperti kanker usus, pankreas dan prostat yang diketahui memiliki keterkaitan genetik dengan kanker payudara. Perhatikan jika ada anggota keluarga yang mengidap osteoporosis dan patah tulang. Jadi misalkan ayah atau ibu Anda pernah mengalami patah tulang panggul, risiko patah tulang Anda bisa meningkat hingga 50 persen.

Ini karena kepadatan tulang pada dasarnya memang bersifat genetik. Peradangan pada usus seperti penyakit crohn, ulcerative colitis, maupun polip usus patut diwaspadai dari anggota keluarga Anda. Lebih dari 20 persen kasus kanker usus ditemukan pada orang-orang yang memiliki riwayat kanker yang sama pada keluarganya.

Sayangnya di tanah air, riwayat kesehatan pasien tidak terlalu diperhatikan. Itet mencontohkan pada penambahan bantalan kepala di kursi mobil. Menurutnya hal tersebut dilakukan karena banyaknya cedera kepala saat terjadi kecelakaan. Data nya diambil dari riwayat kesehatan pasien di banyak rumah sakit. Bila saja riwayat kesehatan diperhatikan dengan “lebih seksama” maka akan lebih banyak pencegahan serupa yang bisa dilakukan.

Namun riwayat kesehataan pasien juga harus dijaga kerahasiaannya. Menurut Itet, jika tidak dijaga kerahasiaannya dikhawatirkan bisa disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab. (TR/Imada RW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

'
Floating Social Media Icons Powered by Acurax Blog Designing Company
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Google Plus